Indonesia Vs Filipina

 Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam suatu negara. Dengan pendidikan, warga negara akan mendapatkan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, akhir-akhir ini ditemukan penyimpangan terhadap pendidikan. Indonesia memiliki sebuah sistem dalam mengatur pendidikan di negara yang disebut kurikulum. Kurikulum yang sudah pernah digunakan yaitu kurikulum 2006 atau KTSP dan Kurikulum 2013 atau K13. Pada KTSP, peserta didik hanya mendengarkan penjelasan materi dari guru dan mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, sehingga peran siswa pasif. Berbeda dengan K13, siswa dituntut untuk aktif bertanya dan belajar sendiri. Namun, masih banyak masyarakat yang tidak bisa membedakan antara KTSP dengan K13. 

Indonesia juga menggunakan nilai raport sebagai acuan pengetahuan siswa. Padahal, raport tidak bisa dijadikan sebagai acuan, karena terkadang masih banyak guru yang memiliki rasa sungkan sehingga memberikan nilai yang baik. Baik atau buruknya nilai tak patut dijadikan patokan. Tak jarang, siswa yang memiliki nilai baik, tapi tak menguasai mata pelajaran di sekolah. Sedangkan siswa yang memiliki nilai sesuai standar, lolos jika diuji secara lisan. Hal tersebut membuktikan bahwa nilai dalam raport tak layak dijadikan sebagai patokan. 

Kualitas sumber daya manusia juga berperan dalam sistem pendidikan. Di Indonesia, mayoritas dari lulusan sarjana pasti menjadi guru, hanya dengan syarat memiliki ijasah S1. Akibatnya, guru yang ada tak memiliki kualitas. Untuk mendapatkan guru yang berkualitas, diperlukan adanya sekolah pelatihan, karena berkualitas atau tidaknya seorang guru akan berpengaruh terhadap sumber daya manusia. Dengan embel-embel jabatan yang tinggi, seseorang bisa menjadikan sanak saudara sebagai guru. Akhirnya, tidak mengutamakan layak atau tidaknya orang tersebut menjadi guru. Keadaan ini mengakibatkan seorang guru hanya datang, duduk, memberi tugas, lalu pulang. Guru seperti inilah yang menimbulkan negara tak akan maju, bahkan tak berkembang. Jikalau ada sekolah pelatihan guru di Indonesia, maka Indonesia akan menghasilkan sumber daya manusia yang sangat berkualitas karena adanya guru-guru yang kreatif dan inovatif, sehingga terus menemukan temuan-temuan yang dapat dikembangkan di masa yang akan datang. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

3 Istilah Manusia Dalam al-Qur'an: Basyar, Nas, Insan

Gembira dari Kaca Politik

Tekat Kuat Sang Perempuan Hebat